Update

Urai Kemacetan dan Kurangi Emisi Gas Karbon, Sepeda Elektrik Bisa Jadi Solusi

Sepeda ElektrikSepeda elektrik solusi kurangi emisi gas karbon di wilayah perkotaan (Foto Dok Beam Mobility)

Bogor,Siber24jam.com- Moda transportasi ramah lingkungan dengan menggunakan baterai berisi tenaga listrik sekarang ini sedang digalakan pemerintah. Bahkan di kota-kota yang membolitas warganya tinggi, semisal di Kota Bogor, sepeda listrik atau elektrik jadi solusi untuk menekan tingginya emisi gas karbon Co2 dan No2, sekaligus mengurangi kemacetan di jalan raya.
“BEAM Rover ini memang diciptakan untuk mengatasi permasalahan mobilitas kecil. Sepeda listrik yang kami buat ini sangat sederhana dan aman untuk digunakan masyarakat, tentunya sebelum menggunakan masyarakat harus mematuhi ketentuan keselamatan,” kata.VP, Public Affairs, Beam Mobility Holdings, Isabelle Neo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/10/2022).
Isabelle menjelaskan, selain aman dan ramah lingkungan, sepeda listrik BEAM Rover dilengkapi fitur komunikasi IoT. Alat ini fungsinya untuk mengunggah status setiap armada secara langsung dan menditekasi ketika ada permasalahan di jalan atau jalur khusus sepeda, termasuk ketika baterai perlu diganti.
“Karena diciptkan untuk keamanan, kecepatan sepeda listrik BEAM Rover sudah diatur pengguna tidak bisa memacu sepeda lebih dari 25 kilometer/jam. Selain keamanan dan kenyamanan, sepeda listrik BEAM Rover ini diciptakan untuk mengurangi emisi gas karbon Co2 dan No2 yang berbahaya bagi lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Country Head, Beam Indonesia, Ady Muzadi mengatakan, masyarakat Kota Bogor yang ingin menggunakan sepeda elektrik BEAM Rover akan dikenakan biaya akses sebesar Rp 1.750. Penggunaan setiap menitnya dikenakan biaya Rp 700.
Masyarakat yang ingin menggunakan sepeda elektrik BEAM Rover, kata Ady Muzaki, tinggal mengikuti enam petunjuk panduan dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi BEAM. “Pembayarannya non tunai melalui dompet digital, semisal OVO dan Shopee Pay. Sepeda elektrik BEAM Rover bisa diakses setiap hari selama 24 jam. Di setiap armada disediakan baterai cadangan untuk langkah antisipasi saat baterai yang terpasang dayanya habis diperjalanan,” jelasnya.
Di Kota Bogor, kata Ady Muzaki, sejak diluncurkan bersama Gubernu Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bima Arya, 23 September 2022 lalu, masyarakat kota hujan ini sangat antusias menggunakan sepeda elektrik BEAM Rover.
“Di Kota Bogot ini, armada BEAM Rover yang disebar sebanyak 50 unit yang ditempat di lokasi strategis di jantung Kota Bogor yang sudah ada jalur khusus sepeda.Di luar Bogor, kami juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, di sana kami menyebar 250 unit tersebar di beberapa lokasi, salah satunya Simpang Lima Semarang dan dapat beroperasi di empat area, diantaranya Jalan Panandaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda dan Jalan Mayjen Sutoyo,” kata Ady Muzaki menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Diperiksa 15 Jam, Eselon I ATR/BPN Agustyarsyah Dicecar Soal Dugaan Pemalsuan SHM PTSL JAKARTA – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat Eselon I Kementerian ATR/BPN, Dr. Agustyarsyah, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar 15 jam dan berkaitan dengan dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Agustyarsyah merupakan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR/BPN Bogor 1 pada 2019. Saat ini, ia menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor pada Rabu (9/9/2026) dalam rangka penyelidikan perkara terkait PTSL. Usai menjalani pemeriksaan, Agustyarsyah dikonfirmasi awak media mengenai materi pemanggilan dan pemeriksaan yang dijalaninya. “Terkait dengan PTSL,” ujar Agustyarsyah, mantan Kakantah ATR/BPN Bogor 1 yang kini menjabat Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan terhadap pejabat Eselon I tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan perkara yang tengah ditangani Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi dari penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait status perkara, materi pemeriksaan, serta perkembangan penyidikan dugaan pemalsuan SHM PTSL tersebut.

JAKARTA, Siber24jam.com – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat...

KPK Geledah Dugaan Transaksi Gelap HGB: Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantah Bogor dan Tangerang Terjaring OTT

JAKARTA,Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor pertanahan melalui operasi tangkap tangan (OTT)...

OTT KPK di BPN Bogor Mengarah ke Dugaan Suap HGB, 17 Orang Diamankan

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan...

Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI Masuk Tahap Pendalaman, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...