CIBINONG, Siber24jam.com – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor periode...
CIBINONG, Siber24jam.com – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Kantor DPC PKB Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026). Momentum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen partai dalam memperjuangkan aspirasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pengukuhan tersebut dihadiri perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar, jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat, pengurus DPC PKB Kabupaten Bogor, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, serta sejumlah kader partai.
Dalam kesempatan itu, KH Achmad Yaudin Sogir, Sekretaris Dewan Suro PKB, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I, menekankan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah perjuangan politik.
Menurutnya, pengukuhan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial atau pergantian struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi titik awal bagi seluruh pengurus dan kader untuk meningkatkan pengabdian, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“PKB harus senantiasa hadir untuk rakyat. Jangan hanya hadir ketika menjelang pemilu atau saat membutuhkan dukungan politik. Kader dan pengurus harus berada di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, memahami kebutuhan mereka, serta memperjuangkan solusi yang nyata,” tegasnya.
Ia mengingatkan, jabatan dalam kepengurusan partai merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap pengurus dituntut memiliki kepekaan sosial, menjaga integritas, serta membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.
KH Achmad Yaudin Sogir juga menilai bahwa kebutuhan masyarakat tidak mengenal musim politik. Persoalan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, infrastruktur, hingga masalah sosial lainnya membutuhkan perhatian dan perjuangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kader PKB harus mampu memahami persoalan masyarakat secara langsung, bukan hanya mengandalkan laporan atau menunggu aspirasi disampaikan melalui forum resmi. Kehadiran di tengah warga menjadi penting agar setiap kebijakan dan perjuangan politik benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat merasa hanya dicari ketika ada kepentingan politik. Rakyat membutuhkan perhatian dan pelayanan setiap hari. Karena itu, kader PKB harus membangun kedekatan, menjaga kepercayaan, dan membuktikan keberpihakan melalui kerja nyata,” demikian pesan yang ditekankannya.
Ia menambahkan, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengabdian. Pengurus partai, anggota legislatif, dan seluruh kader perlu membangun sinergi agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan melalui jalur politik serta mekanisme pemerintahan sesuai kewenangan masing-masing.
Dengan sinergi tersebut, PKB diharapkan mampu menjalankan fungsi politik secara optimal, baik dalam menyerap aspirasi, mengawal kebijakan publik, maupun memperjuangkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut, KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi di parlemen atau kemenangan dalam pemilihan umum. Kepercayaan masyarakat dan manfaat nyata yang dirasakan warga juga menjadi tolok ukur penting bagi keberadaan sebuah partai politik.
“Ukuran keberhasilan partai bukan semata-mata jumlah kursi atau kemenangan dalam pemilu. Yang tidak kalah penting adalah sejauh mana keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Berita Lainnya
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir Tegaskan Kader Harus Hadir untuk Rakyat, PKB Kabupaten Bogor Dikukuhkan























