Update

Masif Cegah Korupsi, Pemkab Bogor Sosialisasi Antikorupsi Nyasar Para Kepsek dan Kades 

Siber24jam.com, Citeureup– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat benteng pencegahan korupsi. Tak hanya menyasar perangkat daerah, edukasi antikorupsi kini diperluas hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan kepala desa, kepala kelurahan, kepala sekolah hingga jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor, Edi Suwito, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun integritas secara menyeluruh di lingkungan penyelenggara pemerintahan.

Tahun ini, sosialisasi antikorupsi di tingkat kecamatan dilaksanakan di 13 kecamatan, setelah sebelumnya roadshow serupa menyasar sejumlah perangkat daerah.

“Intinya penyelenggara negara yang unitnya ada di tingkat kecamatan kita libatkan. Mulai dari kepala desa, kepala kelurahan beserta perangkatnya, kepala sekolah, termasuk unsur UPTD,” ujar Edi.

Menurutnya, penguatan pencegahan korupsi tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang setiap tahun dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. Kabupaten Bogor dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar dinilai membutuhkan penguatan kesadaran antikorupsi di seluruh lini pemerintahan.

“Ini merupakan satu bagian dari sistem, yang mana KPK setiap tahunnya melaksanakan MCP di semua daerah yang ada di Indonesia. Di Kabupaten Bogor, kita melaksanakan sosialisasi antikorupsi ke semua lini, termasuk di tingkat kecamatan dan SKPD,” jelasnya.

Edi menegaskan, sosialisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat agar seluruh penyelenggara negara memahami batasan, menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab, serta mampu mengantisipasi potensi yang dapat mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Harapan kami, tentu ini merupakan pengingat bagi kita semua penyelenggara negara. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, kita bisa meminimalisir hal-hal yang sekiranya nantinya mengarah kepada tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Citeureup Maman Nurpadilah menyambut baik penguatan edukasi antikorupsi di tingkat kecamatan. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur pemerintahan menjadi penting agar semangat integritas tidak berhenti pada level perangkat daerah.

“Tetapi diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat sehari-hari,” terangnya.

Salah satu peserta dari unsur tenaga pendidik Kecamatan Citeureup, Eva Fardiyah, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan korupsi penting untuk terus diperkuat.

“Termasuk di lingkungan pendidikan, sehingga nilai integritas dapat diterapkan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik,” imbuhnya.

Langkah tersebut menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk membangun pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja dan pelayanan, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas hingga ke tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Pemkab Bogor Dipilih Jadi Lokus Studi PNS TNI AU, Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola dan Inovasi Pelayanan Publik

Siber24jam.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto menjadi lokus...

Pengajian Al-Qalam di Cibinong, KH Achmad Yaudin Sogir Ingatkan Jurnalis Pentingnya Menjaga Sholat

Siber24jam.com, CIBINONG – Pengajian rutin para jurnalis Al-Qalam kembali digelar di kantor portal media di...

Bupati Rudy Susmanto Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi demi Keamanan Kabupaten Bogor

KEMANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memperkuat sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)...

Usai Pemeriksaan Saksi Korban, JPB Law Firm Minta Dugaan Penipuan Faridha Wagea Diusut Tuntas

Jakarta Siber24jam.com – JPB Law Firm mengapresiasi kinerja Polres Metro Jakarta Pusat dalam menangani laporan...