Update

Kejuaraan Nasional Slalom U23 2024: GS Slalom Team Dominasi Seri Pembuka di Sidoarjo

Surabaya, Siber24jam.com – Seri pembuka dari Kejuaraan Nasional Slalom U23 tahun 2024 digelar secara bersamaan di area parkir Mall Pelayanan Publik Sidoarjo, Surabaya, Jawa Timur. Acara yang diinisiasi oleh Sarana Muda Nusantara (SMN) ini berlangsung selama dua hari, dengan Seri 1 pada hari Sabtu dan Seri 2 Nasional pada hari Minggu.

 

GS Slalom Team mengirimkan para andalannya, termasuk Adnan Suryadinata, Danesh Dario, Ario Reno, Moh Atthar Tilqa, Salsabila Ayu, dan Athaleta Rahman, untuk mengikuti kompetisi ini. Di bawah bimbingan Adi Prijotomo serta pelatih andalan tim Rinaldo SA, Joseph Billy Ardianto, dan Attaya Kenzie, tim ini berkompetisi dengan sengit selama dua hari kejuaraan.

Hasilnya pun memuaskan pada Seri 1 hari Sabtu, dengan podium diraih oleh Adnan Suryadinata, Danesh Dario, Salsabila Ayu, Ario Reno, dan Moh Atthar Tilqa di berbagai kelas, termasuk Kejuaraan Nasional Rookie U23, Kejuaraan Kelas Wanita, Kejuaraan Team, Kejuaraan U23 Academy, dan Kejuaraan U23 Junior.

 

Pada Seri 2 hari Minggu, GS Slalom Team kembali meraih podium terbaik di Kejuaraan Nasional Umum U23 melalui Adnan Suryadinata, yang saat ini masih memimpin perolehan poin Kejuaraan Nasional Slalom U23.

 

“Kedepan kami akan lebih maksimal bersama tim mate Danesh yang juga menduduki posisi kedua kejuaraan Team GS Slalom – Equity Land,” ujar Adnan.

 

Seri 3 rencananya akan dilaksanakan di Karawaci pada bulan November mendatang. “Kami tetap akan fokus full team untuk merebut posisi terbaik di Kejurnas U23 tahun 2024,” tutup Adi Prijotomo selaku pemilik GS Slalom Team.

 

Skuad GS Slalom Team juga dilepas resmi oleh Dedie A Rachim untuk mengikuti pertarungan Kejurnas Slalom U23 periode 2024.

Berita Lainnya

Update News

Penyederhanaan Perizinan Berusaha: Antara Regulasi dan Tantangan Implementasi di Lapangan

Siber24jam.com Hari ini, 1 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum nasional yang...

Hadir di Acara Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers yang Independen dan Edukatif

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran...

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...