Update

Wakil Ketua DPRD Tanggamus Minta DLH Lakukan Aksi Bebersih Pantai

TANGGAMUS, Siber24Jam.com – Banyaknya keluhan dari masyarakat Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, terkait tidak adanya tempat pembuangan sampah yang menyebabkan sampah-sampah itu mengotori lingkungan sampai terlihat berserakan di area bibir pantai yang diduga bakal menyebabkan pencemaran kepada air laut tersebut.

Hal ini, membuat Wakil Ketua III DPRD Tanggamus fraksi Partai Nasdem, Kurnain, buka suara.

Kurnain mengaku prihatin, dengan kondisi lingkungan yang ditumpuki sampah berserakan hingga berada di area bibir pantai yang berada di wilayah berjulukan Bumi Begawi Jejama tesebut.

“Yang pasti kebersihan itu harus dijaga, termasuk kebersihan di area pantai yang berada di Kabupaten Tanggamus ini,” tegas Karnain kepada Siber24jam.com, Minggu (10/5/22).

Apalagi, kata Kurnain, Tanggamus yang terkenal dengan lautnya lantaran biota dan ke indahan lautnya dinilai bagus serta indah.

“Keindahan itu sendiri di mulai dari teluk Semaka, kemudian pantai Limau, pantai Cukuh Balak dan pantai Kauh Balang. Hal ini yang perlu kita jaga oleh seluruh unsur lapisan elemen masyarakat maupun pemkab Tanggamus itu sendiri untuk selalu menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Menurut politisi partai Nasdem ini, terkait maraknya sampah berserakan yang dikhawatirkan dapat merusak ekosistem dan keindahan di wilayah timur laut, tentu hal itu perlu adanya kesadaran dari masyarakat sekitar untuk saling menjaga kebersihannya di lokasi laut-laut yang berada di Kabupaten Tanggamus ini.

Untuk itu, sambung Kurnain, dalam menguatkan kesadaran masyarakat, pihaknya meminta kepada Pemda Kabupaten Tanggamus agar lebih intens untuk selalu mengajak masyarakat agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan.

Kemudian, bagi instansi terkait dalam yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanggamus diharapkan agar segera mengkampanyekan pentingnya kebersihan di seputar pantai Agung sampai ke pantai Cukuh Balak.

“Karena ini merupakan potensi kita di pemerintahan, yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam sisi ekonominya, ketika wisata pantainya di berdayakan dan dijaga kelestariannya tentu wisatawan akan banyak yang datang sehingga Penghasilan Asli Daerah (PAD) nya pun akan meningkat,” tuturnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, ada pun hal terpenting yang meliputi dari sisi kebersihan pantai di Kabupaten Tanggamus demi menyiapkan bagi generasi Tanggamus di masa yang akan datang.

“Kita tidak ingin melihat generasi kita kedepannya akan merasa sedih melihat pantai-pantai yang tak terurus, karena melihat kebersihannya yang tidak di galakkan,” jelasnya.

“Oleh karena itu saya berharap, kepada instansi terkait agar segera turun dan tinjau langsung lokasi-lokasi pantai yang banyak sampah berserakan untuk melakukan gerakan bebersih pantai yang tentunya perlu juga di dukung oleh seluruh lapisan elemen masyarakat setempat,” pintanya.

Terpisah, Zarkasi yang merupakan putra asli daerah Kabupaten Tanggamus mengharapkan, agar permasalahan tersebut bisa lebih diperhatikan oleh dinas terkait, terutama teruntuk pihak DLH Tanggamus bisa mengedukasi ke masyarakat tentang menjaga kelestarian lingkungan terutama di lokasi-lokasi pantai yang ada.

Menurut dia, jika ini terus di biarkan maka lingkungan dan ekosistemnya akan menjadi rusak, belum lagi limbah dari tambak udang dan emas ilegal yang semuanya diduga mengalir ke laut.

“Kalau ini terus di biarkan, maka ke depan banyak biota laut yang akan punah. Untuk itu saya juga mengajak seluruh masyarakat asli pribumi Tanggamus bisa melakukan aksi bebersih di area pantai sesuai arahan dari wakil ketua DPRD Tanggamus yakni bapak Kurnain,” tandasnya.

Penulis: Ali Wardana

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Diperiksa 15 Jam, Eselon I ATR/BPN Agustyarsyah Dicecar Soal Dugaan Pemalsuan SHM PTSL JAKARTA – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat Eselon I Kementerian ATR/BPN, Dr. Agustyarsyah, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar 15 jam dan berkaitan dengan dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Agustyarsyah merupakan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR/BPN Bogor 1 pada 2019. Saat ini, ia menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor pada Rabu (9/9/2026) dalam rangka penyelidikan perkara terkait PTSL. Usai menjalani pemeriksaan, Agustyarsyah dikonfirmasi awak media mengenai materi pemanggilan dan pemeriksaan yang dijalaninya. “Terkait dengan PTSL,” ujar Agustyarsyah, mantan Kakantah ATR/BPN Bogor 1 yang kini menjabat Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan terhadap pejabat Eselon I tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan perkara yang tengah ditangani Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi dari penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait status perkara, materi pemeriksaan, serta perkembangan penyidikan dugaan pemalsuan SHM PTSL tersebut.

JAKARTA, Siber24jam.com – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat...

KPK Geledah Dugaan Transaksi Gelap HGB: Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantah Bogor dan Tangerang Terjaring OTT

JAKARTA,Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor pertanahan melalui operasi tangkap tangan (OTT)...

OTT KPK di BPN Bogor Mengarah ke Dugaan Suap HGB, 17 Orang Diamankan

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan...

Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI Masuk Tahap Pendalaman, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...